Kerja
fisik tak sepenuhnya monopoli laki-laki.
Tengoklah keseharian buruh pengangkut
bahan material bangunan yang biasa terlihat di Lombok Barat. Dibalik
penampilannya sebagai perempuan lugu –umumnya perempuan desa—mereka adalah
perempuan dengan kekuatan ekstra. Mengangkut pasir di tengah terik atau hujan,
bukan soal. Diantara mereka termasuk adalah ibu rumah tangga dengan segudang
anak. Pasir, kerikil, batu bata, adalah teman keseharian mereka. Seperti
tentara, perempuan-perempuan itu berdiri di atas truk-truk yang melaju kencang
membawa mereka ke lokasi proyek..................................