Translate

Tampilkan postingan dengan label Identitas Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Identitas Politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juni 2015

Klas Menengah dan Politik Lombok Paska-Orde Baru



..........
Klas-Klas Sosial dan Politik Dominan Lama. Menurut kategori sosial tradisional, penduduk Pulau Lombok terbagi menjadi dua kelompok penting: di satu pihak, mereka yang merupakan elite, yaitu (1) lalu (raden/bangsawan)/tuan guru (kyai) dan, di lain pihak, mereka yang, karena kehadiran yang pertama, dinamakan massa, yaitu {1) jejer karang (orang biasa) dan (2) jamaah (komunitas-komunitas pengajian dengan mesjid dan pondok pesantren sebagai pusatnya). Terutama adalah mereka yang termasuk dalam kategori massa ini yang merupakan pembentuk klsifikasi penduduk termiskin Lombok yang pada tingkat provinsi berjumlah 1,031 juta atau 25,38 persen dari keseluruhan jumlah penduduk.



Klas-Klas Sosial dan Politik Baru. Bagaimanapun juga, bukan hanya kelompok-kelompok social di atas yang mengisi panggung ekonomi, sosial, politik dan kebudayaan Lombok. Beriringan dengan penyebaran pendidikan –berdirinya perguruan-perguruan tinggi (baik negeri maupun swasta), dan proses industrialisasi yang dilancarkan berdasarkan politik "pembangunanisme" rezim Orde Baru sejak 1967, kelompok-kelompok social barupun terbentuk. Dalam kaitannya dengan proses industrialisasi, dua industry berkembang di NTB..............