Desa
Bayan, Lombok Barat, 80 kilometer arah utara Mataram, ibu kota Nusa Tenggara
Barat, dan keseharian masyarakatnya selama bulan suci Ramadhan tidaklah berbeda
dengan banyak wilayah pedesaan di Indonesia. Yang membedakan adalah adanya
bangunan kecil bersahaja dari bambu di desa itu yang menjadi penanda masuknya
Islam ke pulau tersebut.
Itulah Masjid Bayan Beleq. Dari tepi jalan lingkar Pulau Lombok, keberadaan bangunan yang telah menjadi situs purbakala yang dilindungi tersebut tak mencolok, seperti juga rumah-rumah di desa itu. Dari tepi jalan hanya tampak pagar tembok dengan dua rumah kecil di kedua sisi gerbang, kantor tempat pendaftaran pengunjung, dan rumah penjaga situs.
Itulah Masjid Bayan Beleq. Dari tepi jalan lingkar Pulau Lombok, keberadaan bangunan yang telah menjadi situs purbakala yang dilindungi tersebut tak mencolok, seperti juga rumah-rumah di desa itu. Dari tepi jalan hanya tampak pagar tembok dengan dua rumah kecil di kedua sisi gerbang, kantor tempat pendaftaran pengunjung, dan rumah penjaga situs.