JAMAL, istilah yang popular di Pulau
Lombok. Ceritanya sepanjang riwayat tenaga kerja Indonesia, atau TKI. Jamal sinonim dari “janda Malaysia”
merupakan julukan bagi perempuan yang ditinggalkan oleh suaminya mengadu nasib
sebagai TKI ke Malaysia. Ada juga yang meledek
dengan istilah “JATONG” alias janda sepotong. Terutama bagi yang sudah terlalu
lama ditinggal. Maksudnya dari perut ke atas memang masih bersuami (tetap dapat
kiriman uang belanja). Tetapi bagian bawah, kenyataannya sudah lama menjadi
“janda”, kan. Meskipun uang kiriman dari Malaysia lancar, mereka kadung
dipandang suka pacaran lagi.
“Habis yang datang cuma cek, mana cok-nya, kakak,”
kata-kata genit itu sering jadi ledekan di Lingkungan Semayan Desa Semayan Kecamatan
Praya–Lombok Tengah. Diantara mereka memang ada yang tergoda karena kesepian, manakala suami
jauh dari pelukan. Benarkah istri-istri TKI Malaysia tak tahan menahan “haus”
dan gampang minta “minum” laki-laki lain?.......................